News video

Video: Tolak Rasisme, Metalhead Amerika Hajar Simpatisan Ku Klux Klan

Ini kejadian nyata yang menunjukkan, penggemar musik keras bukan orang yang apatis terhadap lingkungan. Malah sebaliknya, mereka (atau kita?) tak ragu berdiri paling depan ketika terjadi hal yang tak sesuai.

Di California, Amerika, awal Maret lalu, sekumpulan orang yang menyebut diri bagian dari Ku Klux Klan (sebuah kelompok rasis yang mengunggulkan ras kulit putih dan punya sejarah panjang kekerasan di Amerika) turun ke jalan untuk meneriakkan hak kebebasan bicara. Mereka berjalan di jalanan sembari membawa tulisan-tulisan bernada rasis, dan tentu saja, orang-orang rasis ini mendapat perlawanan.

Beberapa sumber lain menyebutkan tidak hanya metalhead yang menentang gerakan rasisme itu. Termasuk di dalamnya, sekumpulan penggemar hardcore, punk dan masyarakat biasa berdiri bersama-sama, menolak kehadiran Ku Klux Klan di lingkungan mereka. Tak mengherankan, acara itu berakhir jadi arena baku-hantam.

Dalam video berdurasi hampir dua menit di bawah ini, terlihat seorang pria menghajar seorang anggota Ku Klux Klan sampai berdarah-darah. Pria tersebut berdandan dengan gaya metalhead, dengan jaket hitam, busana hitam-hitam yang ditempeli emblem. Klansmen, sebutan untuk para simpatisan KKK, dilaporkan Metalsucks, menusuk tiga orang dengan pisau dan ujung tiang. Tawuran berakhir dengan 12 orang digelandang ke kantor polisi, lima di antaranya adalah Klansmen. Tujuh orang dibebaskan setelah terbukti berkelahi karena membela diri.

Kekerasan dalam bentuk apapun memang tidak bisa dibenarkan, namun lebih tidak benar lagi membiarkan rasisme kembali merajalela. Warna kulit tidak seharusnya menjadi masalah. Peringatan: video di bawah ini mengandung kekerasan. Tidak disarankan untuk bawah umur.


(msc)