Drummer Anthrax Anggap Pensiun Slayer Realistis

pic: @blabbermouth.net

Sebagai salah satu dari empat band penting di ranah metal dunia bersama Slayer, Metallica dan Iron Maiden, drummer Anthrax Charlie Benante menyatakan tak terkejut dengan keputusan Slayer untuk pensiun. Menurutnya, sudah cukup lama dia mengetahui pertimbangan tersebut.

Bersama dengan Lamb of God, Behemoth dan Testament, Anthrax diajak dalam tur 2018 Slayer untuk kawasan Amerika Selatan, yang akan menjadi tur terakhir Tom Araya, Kerry King, Paul Bostaph dan Gery Holt. Dilansir dari Loudwire, drummer Anthrax, Charlie Benante mengaku ide pensiun pun pernah dipikirkannya.

“Kurasa kami semua pernah merasakan hal yang sama, dan aku bisa mengerti, karena aku juga merasakannya,” ujar Benante.

“Sekarang ini banyak orang-orang yang kukagumi meninggal dunia. Ketika Slayer memastikannya (soal pensiun), aku seperti dihantam, kupikir ‘brengsek. mungkin kami semua sudah hampir sampai di akhir perjalanan’. Kukira baik musisi maupun penggemar, semua tak menduga keputusan Slayer ini. Kupikir semua orang jadi agak khawatir, apa yang bakal tersisa?” ungkap Benante, mengingatkan bahwa Motorhead dan Black Sabbath pun sudah mencapai akhir karir.

Menurut Benante, dirinya hanya mencoba realistis. “Aku mengerti penggemar ingin kami hidup selamanya, aku juga ingin begitu. Tapi ada banyak sekali faktornya… Apakah kamu yakin ingin menonton band kesukaanmu dan setelahnya, ‘ya ampun, jelek sekali tadi. Mereka sudah tak bisa main bagus’? Karena aku pernah melihat sendiri kejadian seperti itu. Rasanya tak enak,” katanya.

Iya, rasanya memang tak enak. 🙁

(lwr/alt)

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>