News

‘Cermin 7’, Album Penuh Makna God Bless

Legenda rock Indonesia, God Bless, dengan flamboyan melepas album terbaru bertitel Cermin 7. Damai kemudian dipilih sebagai single pertama.

Dikutip dari Rolling Stone Indonesia, Damai lahir dari keresahan para personel melihat kondisi bangsa. Belum selesai notasi dibuat, God Bless bertemu Teguh Esha (novelis Ali Topan Anak Jalanan). Lantaran lama tak berjumpa, Teguh pun tergelitik untuk menuliskan lirik.

Dasar novelis, rupanya lirik yang ditulis Teguh terlalu sulit untuk dimengerti. Ian Antono (gitar) lantas meminta Teguh menggantinya.

Cermin 7 merupakan proyek ulangan dari album kedua God Bless, Cermin, yang rilis pada 1980. Dituturkan, bagi mereka album Cermin dirasa tak maksimal karena keterbatasan peralatan saat itu yang membuat imajinasi tak terwujud sempurna, juga fakta bahwa Cermin digarap berdasar spontanitas.

cover album Cermin 7 @rollingstoneindonesia/godblessmanajemen
cover album Cermin 7
@rollingstoneindonesia/godblessmanajemen

Delapan lagu dalam Cermin digarap ulang dengan cermat, menambahkan Kukuh, Bukan Mimpi Bukan Ilusi serta Damai. Sementara angka 7 disematkan lantaran dekat dengan kehidupan God Bless, seperti jumlah tahun vakum mereka dari dunia rekaman dari album terakhir.

Mengingat Cermin ini salah satu yang terpenting dalam diskografi pendek God Bless, Cermin 7 sungguh harus diperhatikan. Selamat, God Bless!

god bless manajemen

(rsi/alt)