News

Dituduh Plagiat, Led Zeppelin Bantah Pernah Dengar Lagu ‘Asli’ Stairway to Heaven

Baru-baru ini, Jimmy Page dan Robert Plant harus berdiri di pengadilan negeri setempat sebagai tergugat. Dua nama tersohor ini menjadi perwakilan dari Led Zeppelin, yang dituduh menjiplak riff lagu.

Kasus plagiat ini dibuka oleh sebuah band bernama Spirit, yang punya lagu berjudul Taurus, ditulis pada 1968; tahun yang sama ketika Led Zeppelin dan Spirit menjalani tur sampai 1969. Menurut pihak Spirit, akan mudah bagi Page dan Plant untuk mendapatkan akses ke lagu Taurus, yang disebut diplagiat di lagu Stairway to Heaven.

Page dan Plant menyangkal semua tuduhan. Page bahkan menyatakan bahwa dia tidak pernah mendengar lagu Taurus sampai beberapa tahun lalu, ketika seorang menantunya menunjukkan sebuah video perbandingan secara viral.

Menurut Billboard, Page menegaskan, jika dia pernah mendengar intro lagu Taurus (yang sekilas terdengar seperti Stairway to Heaven, kecuali bahwa Led Zeppelin menulisnya tahun 1971), dia pasti mengingatnya. “Sesuatu yang seperti itu pasti melekat dalam ingatanku,” katanya, dikutip dari Digital Spy.

Page mengakui dia memiliki beberapa album Spirit, tetapi hanya dua yang tertinggal, keduanya tidak memiliki Taurus dalam daftar lagu. Menurutnya, sebelum persidangan dia menghitung jumlah koleksi musiknya dan mendapatkan 4,329 album dan 5,882 cakram padat.

Pengacara penggugat, Francis Malofiy, sempat memutar sebuah video untuk hakim dan para juri pengadilan. Dalam video, seorang musisi memainkan dua lagu yang jadi perkara dengan gitar akustik dan mendapatkan kesulitan teknis serupa saat melakukannya. Namun Peter Anderson sang pembela menyatakan video itu tidak sesuai karena tidak dimasukkan dalam daftar barang bukti.

Menurut pengacara Led Zeppelin, kemiripan kedua lagu tersebut hanyalah kesamaan struktur musik. Masalah yang sama sudah ada selama berabad-abad dan rasanya, terlalu umum untuk menuntut proteksi dalam bentuk hak paten.

Jika terbukti bersalah, maka Led Zeppelin harus membayar sekitar 13,5 miliar Rupiah.

(alt/dgs)